Hasil RealCount Per Hari Senin, 13 Mei 2019 Pukul 19.30 WIB

Hasil RealCount Per Hari Senin, 13 Mei 2019 Pukul 19.30 WIB – Berikut hasil perhitungan asli yang dikumpulkan dari server KPU langsung.

Hasil RealCount Per Hari Senin, 13 Mei 2019 Pukul 19.30 WIB

Hasil RealCount Per Hari Senin, 13 Mei 2019 Pukul 19.30 WIB

Perhitungan Resmi yang diambil dari server KPU langsung Versi tanggal 13 Mei 2019 pada Pukul 19.30 WIB. Progress TPS yang sudah dihitung adalah sebanyak 651.611 TPS. Keseluruhan jumlah TPS adalah 813.350. Jadi sudah sebanyak 80,11446% TPS yang sudah dihitung masuk dalam perhitungan resmi. Diberitakan bahwa tim Ir.H.Joko Widodo dengan Prof.Dr.(H-C)KH. Ma’aruf Amin Masih Unggul di 56,30% Total suara yang masuk untuk tim Jokowi adalah sebesar 69.092.712 suara. Untuk pihak tim H. Prabowo Subianto dengan H.Sandiaga Salahudin Uno di 43,70%. Total suara yang masuk adalah sebesar 53.621.026 suara.

Diberitakan bahwa traffic server KPU sempat down dikarenakan banyaknya pihak yang mengakses masuk ke server KPU untuk melihat hasil real count. Akan berkurang traffic yang masuk diperkirakan setelah seminggu berjalan.Rekapitulasi akhir KPU secara nasional rencananya akan keluar pada Rabu 22 Mei 2019 (22/5).

Serahkan Dokumen Kesimpulan, BPN Minta Bawaslu Tetap Hentikan Situng

Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno telah menyerahkan dokumen kesimpulan ke Bawaslu terkait laporan dugaan kecurangan Sistem Perhitungan (Situng) KPU dan lembaga quick count. BPN menyebut dalam kesimpulannya tetap meminta Bawaslu hentikan Situng KPU.

“Kesimpulan sudah kita serahkan, tinggal menunggu dari Bawaslu tanggal pembacaan putusan,” ujar Direktur Hukum dan Advokasi BPN, Sufmi Dasco kepada wartawan, Senin (13/5/2019).

Sementara itu dihubungi terpisah, jubir hukum BPN Prabowo-Sandi, Sahroni mengatakan ada tiga poin yang ditulis dalam dokumen kesimpulan yang diserahkan ke Bawaslu. Salah satunya meminta Bawaslu tetap menghentikan Situng dan meminta KPU bertanggung jawab atas lemabaga quick count.

“Dengan demikian terkait dengan kesaksian dan dalil-dalil yang kami sampaikan (dalam sidang), ada baiknya Situng KPU ini dihentikan, oleh karena nggak bisa menyajikan data secara akurat, informatif yang dapat dipercaya, serta menghindari terjadinya kekisruhan, keonaran dan kesalahpahaman di masyarakat umum dan luas. Oleh karena itu, kami minta dihentikan dan dicabut,” ujar Sahroni.

Kemudian terkait quick count, dia juga meminta KPU dan lembaga yang dilaporkan bisa bertanggung jawab atas data yang disampaikan ke publik. Sebab, dia menilai lembaga quick count saat menyiarkan data perolehan sementara pilpres telah menimbulkan kebingungan di masyarakat.

Sebelumnya, anggota Bawaslu Fritz Edward Siregar memastikan Bawaslu akan segera memproses dan memutus laporan dugaan kecurangan yang dilaporkan BPN. Dia menyebut rencananya pihaknya akan mengambil keputusan sebelum 22 Mei 2019.

“Kalau kita melihat bahwa putusan itu kan, perkara tersebut diregistrasi tanggal 3 Mei, kalau menurut waktu 14 hari, maka itu dapat diputus pada paling terkahir pada tanggal 22 Mei,” ujar anggota Bawaslu, Fritz Edward Siregar, di Kantornya, Senin (13/5).

Akan update setiap hari setiap 2x pada pukul 09.30 dan pukul 19.30. Diambil langsung dari server KPU resmi. Jadi sudah Teruji Kebenaran datanya.

Recent search terms :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *