Hasil RealCount Per Hari Selasa 21 Mei 2019 Pukul 09.30 WIB

Hasil RealCount Per Hari Selasa 21 Mei 2019 Pukul 09.30 WIB – Berikut hasil perhitungan asli yang dikumpulkan dari server KPU langsung.

Hasil RealCount Per Hari Selasa 21 Mei 2019 Pukul 09.30 WIB

Hasil RealCount Per Hari Selasa 21 Mei 2019 Pukul 09.30 WIB

Perhitungan Resmi yang diambil dari server KPU langsung Versi tanggal 21 Mei 2019 pada Pukul 09.30 WIB. Progress TPS yang sudah dihitung adalah sebanyak 750.535 TPS. Keseluruhan jumlah TPS adalah 813.350. Jadi sudah sebanyak 92,27700% TPS yang sudah dihitung masuk dalam perhitungan resmi. Diberitakan bahwa tim Ir.H.Joko Widodo dengan Prof.Dr.(H-C)KH. Ma’aruf Amin Masih Unggul di 55,48% Total suara yang masuk untuk tim Jokowi adalah sebesar 78.465.134 suara. Untuk pihak tim H. Prabowo Subianto dengan H.Sandiaga Salahudin Uno di 44,52%. Total suara yang masuk adalah sebesar 62.976.579 suara.

Diberitakan bahwa traffic server KPU sempat down dikarenakan banyaknya pihak yang mengakses masuk ke server KPU untuk melihat hasil real count. Akan berkurang traffic yang masuk diperkirakan setelah seminggu berjalan.Rekapitulasi akhir KPU secara nasional rencananya akan keluar pada Rabu 22 Mei 2019 (22/5).

Bawaslu Bantah Gerindra soal Bukti Laporan BPN yang Terus Dianggap Kurang

Sekjen Gerindra Ahmad Muzani mengaku tidak terkejut oleh putusan Bawaslu yang menolak laporan BPN Prabowo Subianto-Sandiaga Uno karena selalu dianggap kurang bukti. Bawaslu membantah.

“Nggak juga,” ujar anggota Bawaslu Mochammad Afifuddin saat dihubungi detikcom, Senin (20/5/2019).

Afif mengatakan tidak semua laporan yang masuk ke Bawaslu dinyatakan kurang bukti. Menurutnya, banyak laporan yang dilanjutkan proses pemeriksaannya.

“Iya, banyak juga kan kasus yang bisa dilanjutkan prosesnya,” kata Afif.

Afif menyebut terkait dugaan kecurangan pemilu terstruktur, sistematis, dan masif (TSM) perlu disampaikan bukti minimal 50 daerah. Selain itu, disebutkan bukti yang disampaikan tidak dapat hanya berupa link berita.

Bawaslu menolak laporan BPN Prabowo-Sandi soal kecurangan TSM itu karena dianggap tidak didukung cukup bukti. BPN hanya melampirkan sejumlah tautan berita media daring (online) tanpa didukung bukti video/foto.

Muzani menyebut laporan BPN memang tak pernah ditanggapi serius. Ia memprediksi hal yang sama akan terjadi jika pihaknya mengajukan gugatan atas hasil Pemilu 2019 ke Mahkamah Konstitusi (MK).

Akan update setiap hari setiap 2x pada pukul 09.30 dan pukul 19.30. Diambil langsung dari server KPU resmi. Jadi sudah Teruji Kebenaran datanya.

Recent search terms :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *