Hasil RealCount Per Hari Rabu, 15 Mei 2019 Pukul 09.30 WIB

Hasil RealCount Per Hari Rabu, 15 Mei 2019 Pukul 09.30 WIB – Berikut hasil perhitungan asli yang dikumpulkan dari server KPU langsung.

Hasil RealCount Per Hari Rabu, 15 Mei 2019 Pukul 09.30 WIB

Hasil RealCount Per Hari Rabu, 15 Mei 2019 Pukul 09.30 WIB

Perhitungan Resmi yang diambil dari server KPU langsung Versi tanggal 15 Mei 2019 pada Pukul 09.30 WIB. Progress TPS yang sudah dihitung adalah sebanyak 670.399 TPS. Keseluruhan jumlah TPS adalah 813.350. Jadi sudah sebanyak 82,42442% TPS yang sudah dihitung masuk dalam perhitungan resmi. Diberitakan bahwa tim Ir.H.Joko Widodo dengan Prof.Dr.(H-C)KH. Ma’aruf Amin Masih Unggul di 56,24% Total suara yang masuk untuk tim Jokowi adalah sebesar 70.996.695 suara. Untuk pihak tim H. Prabowo Subianto dengan H.Sandiaga Salahudin Uno di 43,76%. Total suara yang masuk adalah sebesar 55.250.636 suara.

Diberitakan bahwa traffic server KPU sempat down dikarenakan banyaknya pihak yang mengakses masuk ke server KPU untuk melihat hasil real count. Akan berkurang traffic yang masuk diperkirakan setelah seminggu berjalan.Rekapitulasi akhir KPU secara nasional rencananya akan keluar pada Rabu 22 Mei 2019 (22/5).

Prabowo Tolak Penghitungan Suara yang Curang, TKN Ungkit Pilpres 2014

Capres Prabowo Subianto menyatakan dirinya menolak penghitungan Pemilu yang curang. Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo (Jokowi)-Ma’ruf Amin pun mengungkit pilpres 2014.

“Prabowo kembali mengulangi sikapnya seperti dalam Pilpres 2014 yang lalu. Prabowo tidak menerima hasil perhitungan KPU yang memenangkan Jokowi-JK (Jusuf Kalla). Hal yang sama juga dilakukan dalam Pilpres 2019 ini di mana Prabowo juga menolak hasil rekapitulasi suara yang nanti akan resmi diumumkan KPU pada tanggal 22 Mei 2019,” kata Juru Bicara TKN, Ace Hasan Syadzily, Selasa (14/5/2019) malam.

Dia mengatakan hal tersebut sebagai pembelajaran buruk dalam demokrasi. Ace meminta semua pihak menghormati pilihan rakyat.

“Kita harus harus menghormati pilihan rakyat. Mereka telah menentukan pilihannya untuk menjadikan Jokowi-Kiai Ma’ruf sebagai capres-cawapres 2019 ini. Seharusnya Prabowo-Sandi malu kepada rakyat. Dalam sebuah survei dinyatakan bahwa 92,5% rakyat Indonesia menerima siapapun yang terpilih Presidennya. Rakyat sendiri memiliki kesadaran yang tinggi atas prinsip berdemokrasi ini. Justru elite-elitenya yang tidak siap berdemokrasi,” ujarnya.

Anggota TKN lainnya, Taufiqulhadi menyatakan kalau kubu Prabowo merasa ada kecurangan sebaiknya diselesaikan lewat lembaga yang diatur undang-undang. Dia juga mengatakan pihak yang menuding ada kecurangan itulah yang harus membuktikan.

Pernyataan Prabowo ini pun dipertanyakan oleh Anggota TKN, Inas Nasrullah. Dia mempertanyakan apakah menolak hasil penghitungan suara itu merupakan keputusan dari parpol koalisi atau tidak.

Menurutnya, kalau selama ini parpol koalisi di kubu Prabowo-Sandiaga selalu mengirimkan saksi di rekapitulasi KPU. Inas pun menanti apakah setelah pernyataan Prabowo itu, parpol koalisi akan tetap mengirim saksi untuk rekapitulasi atau tidak.

Sebelumnya, Prabowo menyampaikan penolakannya terhadap hasil penghitungan Pemilu 2019 yang curang. Namun, dia menyatakan masih menaruh harapan kepada KPU.

Prabowo pun mengimbau KPU agar tidak meneruskan kecurangan yang selama ini dilakukan di Pemilu 2019. Masa depan Indonesia, menurut Prabowo, ada di pundak KPU.

Akan update setiap hari setiap 2x pada pukul 09.30 dan pukul 19.30. Diambil langsung dari server KPU resmi. Jadi sudah Teruji Kebenaran datanya.

Recent search terms :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *