Hasil RealCount Per Hari Jumat, 17 Mei 2019 Pukul 09.30 WIB

Hasil RealCount Per Hari Jumat, 17 Mei 2019 Pukul 09.30 WIB – Berikut hasil perhitungan asli yang dikumpulkan dari server KPU langsung.

Hasil RealCount Per Hari Jumat, 17 Mei 2019 Pukul 09.30 WIB

Hasil RealCount Per Hari Jumat, 17 Mei 2019 Pukul 09.30 WIB

Perhitungan Resmi yang diambil dari server KPU langsung Versi tanggal 17 Mei 2019 pada Pukul 09.30 WIB. Progress TPS yang sudah dihitung adalah sebanyak 700.070 TPS. Keseluruhan jumlah TPS adalah 813.350. Jadi sudah sebanyak 86,07242% TPS yang sudah dihitung masuk dalam perhitungan resmi. Diberitakan bahwa tim Ir.H.Joko Widodo dengan Prof.Dr.(H-C)KH. Ma’aruf Amin Masih Unggul di 56,00% Total suara yang masuk untuk tim Jokowi adalah sebesar 73.857.789 suara. Untuk pihak tim H. Prabowo Subianto dengan H.Sandiaga Salahudin Uno di 44,00%. Total suara yang masuk adalah sebesar 58.020.780 suara.

Diberitakan bahwa traffic server KPU sempat down dikarenakan banyaknya pihak yang mengakses masuk ke server KPU untuk melihat hasil real count. Akan berkurang traffic yang masuk diperkirakan setelah seminggu berjalan.Rekapitulasi akhir KPU secara nasional rencananya akan keluar pada Rabu 22 Mei 2019 (22/5).

TKN: Kalau BPN Tak Bisa Buktikan Data Kecurangan TSM, Buat Apa TPF Dibentuk

Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno kembali menantang Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo (Jokowi)-Ma’ruf Amin untuk membentuk tim pencari fakta (TPF) kecurangan pemilu. TKN menolak karena KPU dinilai sudah bekerja baik.

“Membentuk tim itu artinya kalau ada alasan kuat untuk hal tersebut. Kalau 02 tidak bisa membuktikan data kecurangan yang masif dan terstruktur, lalu untuk apa tim dibentuk?” kata Wakil Ketua TKN Jokowi-Ma’ruf, Abdul Kadir Karding, saat dimintai konfirmasi, Kamis (16/5/2019).

Karding mengatakan KPU selaku penyelenggara pemilu sudah bekerja baik. Politikus PKB ini mengatakan permintaan dibentuknya TPF Kecurangan Pemilu sebagai dalih kubu Prabowo yang tak siap menerima kekalahan.

“KPU sudah bekerja independen dan sangat transparan. Alasannya gugur untuk TPF. 02 tidak perlu cari-cari alasan. Kesimpulannya mereka tidak siap kalah,” tutur Karding.

Sebelumnya, tantangan buka data ini sudah disampaikan juru bicara TKN Jokowi-Ma’ruf, Arya Sinulingga. Arya menyebut BPN pengecut karena tak berani membuka data di pleno KPU meskipun menyebut terjadi kecurangan yang terstruktur, sistematis, dan masif.

BPN lalu menantang balik TKN untuk membentuk tim pencari fakta kecurangan pemilu. BPN tak mau disebut pengecut.

“Saya tantang balik Anda. Kalau Anda tidak pengecut, ayo dukung bikin tim pencari fakta kecurangan, dorong Pak Presiden terbitkan Keppres tim pencari fakta. Kami tunggu saudara Arya kalau Anda berani dan bernyali,” kata jubir BPN, Andre Rosiade, kepada wartawan, Kamis (16/5/2019).

Akan update setiap hari setiap 2x pada pukul 09.30 dan pukul 19.30. Diambil langsung dari server KPU resmi. Jadi sudah Teruji Kebenaran datanya.

Recent search terms :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *